Skip to content

Pembayaran Berulang Xendit

Pendahuluan

Pembayaran berulang Xendit adalah produk yang dapat digunakan untuk menerima pembayaran berkali-kali secara berkala. Sistem pembayaran berulang akan membuat invoice dengan periode yang telah ditentukan. Setiap invoice di setiap periode dapat dibayar menggunakan kanal pembayaran yang tersedia pada invoice Anda. Ini dapat digunakan dengan UI invoice Xendit ataupun diintegrasikan dengan UI Anda sendiri. Pembayaran berulang dapat digunakan untuk melakukan banyak hal seperti membuat model subscription, membuat sistem installment maupun menerima donasi berulang, dan lain sebagainya.

Pembayaran berulang Xendit dapat digunakan secara gratis dan dapat diintegrasikan langsung dengan API. Setelah dibuat, akan ada jeda waktu sekitar 10 menit sebelum invoice pertama dibuat.

Setiap invoice yang dibuat akan memiliki durasi kadaluarsa. Anda juga dapat menentukan durasi kadaluarsa per pembayaran berulang. Bila Anda tidak menentukan durasi, maka sistem akan mengikuti durasi kadaluarsa standar dari pengaturan invoice Anda Dashboard > Invoice > Custom Invoice.

Buat, Ubah, Hentikan, Hentikan sementara, Lanjutkan

Sangat mudah untuk membuat, mengubah, menghentikan, menghentikan sementara ataupun melanjutkan pembayaran berulang. Anda dapat mempelajari dan menerapkan API kami

Sistem Autocharge

Autocharge adalah sistem bagi pelanggan Anda yang menggunakan kartu kredit/debit. Bila token suatu kartu Anda hubungkan ke suatu pembayaran berulang, maka setiap pembayaran berulang tersebut akan otomatis dibayarkan dengan kartu tersebut langsung setelah invoice dibuat. Token dapat dibuat dengan API untuk membuat token kartu dan akan disimpan di credit_card_token.

Ilustrasi

Untuk memberikan Anda bayangan tentang bagaimana mekanisme pembayaran berulang, berikut contohnya:

  1. Pertama, Anda membuat pembayaran berulang pada 1 Januari - dengan 1 bulan periode - nilai 200.000 IDR - Anda memilih untuk aktif - dengan durasi invoice 1 hari - IGNORE bila pembayaran telat/kadaluarsa - dan menggunakan UI invoice.
  2. Sebuah invoice bernilai 200.000 IDR akan dibuat dalam hitungan menit dan Xendit akan mengirimkan email ke pelanggan Anda. Dalam hitungan 20 menit setelah menerima email, ternyata pelanggan Anda membayar via bank BNI VA. Pembayaran akan selesai, ditunjukan di laporan dan juga sebuah callback invoice akan dikirimkan ke Anda. -- Anda mempelajari bahwa Anda dapat menggunakan UI invoice untuk pembayaran berulang. Anda juga telah mempelajari bahwa Xendit dapat mengirimkan callback ketika pembayaran selesai
  3. Bulan depan, pada tanggal 1 Februari, sebuah invoice lain bernilai 200.000 IDR akan dibuat dan dikirimkan ke email pelanggan Anda. Pelanggan Anda kemudian membayar via retail outlet. Kemudian pembayaran ini akan ditandai sebagai terbayar dan #2 pun terulang -- Anda mempelajari bahwa disetiap periode, pelanggan dapat berganti metode pembayaran
  4. Pada tanggal 1 Maret, pelanggan Anda memutuskan untuk menggunakan autocharge. Mereka memasukkan kredensial kartu kredit / debit dan mencentang kotak centang "pengisian otomatis". Setelah pembayaran selesai, Xendit akan menyimpan token kartu dalam sistem.
  5. Pada tanggal 1 April, invoice senilai 200.000 IDR lainnya dibuat, Xendit akan mengirim email kepada pelanggan, tetapi invoice akan dibayarkan secara otomatis, yang berarti akan dibayar menggunakan kartu yang digunakan di #4 tanpa Anda ataupun pelanggan Anda harus melakukan apapun. Anda belajar tentang Autocharge dan mekanismenya
  6. Pada tanggal 1 Mei, ketika mencoba melakukan Autocharge, Autocharge gagal karena kartu kredit telah kadaluarsa dan pelanggan Anda memutuskan untuk membayar melalui OVO. Pada tanggal 2 Mei, pelanggan menghubungi Anda dan meminta Anda untuk menghapus Autocharge untuk kartu mereka. Anda dapat menghapus Autocharge dengan mengedit pembayaran berulang. Anda menggunakan API kami untuk menghapus credit_card_token - Anda mengetahui bahwa Anda dapat menambah dan menghapus autocharge
  7. Pada tanggal 1 Juni, invoice lain dibuat dan kemudian dibayar. Pada tanggal 4 Juni, Anda dan pelanggan Anda setuju untuk melakukan pembayaran setiap 2 bulan dengan nilai Rp 450.000. Anda kemudian menggunakan edit API untuk mengubah interval menjadi 2 bulan dan jumlahnya menjadi 450.000 IDR. Edit kemudian selesai. Pada tanggal 1 Juli, invoice lain dibuat (bukan pada 1 Agustus ataupun 4 Agustus) dengan IDR 450.000 baru diterapkan. Jika dibayar, invoice berikutnya adalah 1 September (1 Juli + 2 bulan). - Anda mempelajari mekanisme mengedit recurring payment
  8. Setelah invoice 1 September dibayarkan, invoice berikutnya adalah 1 November. Pada 4 September, Anda kemudian memberhentikan sementara pembayaran berulang menggunakan API. Jika Anda melanjutkan sebelum 1 November, invoice akan dibuat seperti biasa pada 1 November. Namun, jika Anda melanjutkan pada 2 November, perulangan berikutnya akan terjadi pada 1 Januari tahun depan. - Anda mempelajari mekanisme memberhentikan sementara dan melanjutkan pembayaran berulang
  9. Pada 1 Januari lagi, pelanggan gagal membayar tepat waktu (waktu durasi 1 hari untuk membayar berdasarkan #1). Maka itu tergantung pada apa yang Anda tetapkan, jika Anda memilih IGNORE maka invoice berikutnya akan dibuat lagi pada 1 Maret. Jika Anda memilih STOP, maka invoice akan dihentikan secara permanen. - Anda mempelajari tindakan yang dapat Anda tetapkan setelah invoice berakhir

Laporan dan Callback

Pembayaran berulang akan melaporkan secara detil per invoice di dashboard. Anda dapat juga mendapatkan daftar invoice dari suatu pembayaran berulang menggunakan List all invoice API reference dengan memasukkan recurring_payment_id. Callback juga akan langsung dikirimkan menggunakan sistem callback dari invoice. Akan ada parameter tambahan recurring_payment_id dalam callback apabila invoice dibuat dari sistem pembayaran berulang.

Hal-hal tambahan yang perlu diketahui

  1. Apa yang ada dibalik sistem pembayaran berulang?

    Ada sistem invoice dibelakang seluruh sistem pembayaran berulang. Ini berarti, sistem pembayaran berulang akan membuat invoice di setiap periode.

  2. Apa yang dapat diatur saat membuat pembayaran berulang?

    Informasi pelanggan Anda (email), periode (contohnya: per 3 hari / per 2 bulan), jumlah tagihan (Rupiah), deskripsi

  3. Apakah ada hal lain yang bisa Anda atur saat membuat pembayaran berulang?

    Anda dapat mengatur apakah Anda ingin Xendit mengirimkan email ke customer Anda atau tidak; Anda dapat mengatur apa yang terjadi saat pelanggan Anda gagal membayar tepat waktu

  4. Ada hal lain yang saya butuhkan dari sistem pembayaran berulang Xendit

    Silahkan langsung mengkontak kami!