Skip to content

Pengenalan

Xendit mendukung pembayaran kartu kredit dan debit dari seluruh dunia. Sampai saat ini, kami telah melakukan pembayaran kartu kredit dari 100 negara. Xendit dapat menerima pembayaran dari Visa, Mastercard, JCB, dan American Express, selama bank penerima dapat mendukung pembayarannya juga. Integrasi kami dioptimalkan untuk meningkatkan rasio penerimaan untuk kartu kredit domestik dan luar negeri.

Kami menyediakan solusi pembayaran kartu kredit dengan alur yang mudah, juga untuk pembayaran berulang (berlangganan). Solusi tersebut meliputi:

  • Tokenisasi
  • Pre-otorisasi
  • Autentikasi (3DS/OTP)
  • Penarikan Dana
  • Pengembalian Dana

Bagan dibawah memberikan gambaran alur pembayaran pada umumnya.

alt text


Kenapa Harus Menggunakan Xendit untuk Pembayaran Kartu Kredit?

Kami mendukung pembayaran dengan integrasi yang mudah:

  • Pembayaran internasional
  • Tokenisasi yang aman > kami tidak menyimpan informasi kartu kredit, yang melindungi penjual dari PCI-DSS ketika menggunakan menggunakan SDK iOS/Android/Javascript kami.
  • Pembayaran berulang (contohnya perbulan)
  • Pembayaran 1-click -> 3DS dan CVN opsional
  • Pre-authorization >> Menahan dana sebelum melakukan penarikan dana
  • Kami bergerak cepat dan menanggapi Dukungan Pelanggan dengan serius.

Penerimaan Kartu

Kami menerima kartu Visa, Mastercard dan JCB dari seluruh dunia. Berbagai kartu debit mengharuskan pemegang kartu mereka untuk mengunjungi bank dan meminta untuk diaktifkan fitur ecommerce sebelum dapat digunakan untuk transaksi online.


FAQs

  1. Apakah terdapat waktu cut off?

    Ya. Semua transaksi diproses pada pukul 14.00 WIB waktu Indonesia. Transaksi yang selesai setelah pukul 14.00 akan diproses hari berikutnya.

  2. Apakah kartu debit berlaku?

    Ya, selama kartu tersebut ada di jaringan kredit. Akan tetapi, di Indonesia, mayoritas kartu debit mengharuskan pemegang kartu mereka untuk membuat aktivasi transaksi online di bank terlebih dahulu.

  3. Apakah fitur ini terbatas untuk kartu kredit/debit dengan logo Visa/MasterCard saja?

    Kartu tersebut harus erada di jaringan kredit.

  4. Apa yang menyebabkan transaksi kartu kredit ditolak?

    Alasan umum kenapa transaksi kartu kredit ditolak saat proses autentikasi dan otorisasi adalah sebagai berikut:

    • Kartu yang kadaluwarsa: Kartu yang kadaluwarsa: kartu kadaluwarsa berarti kartu tersebut sudah melewati masa berlakunya dan tidak dapat digunakan untuk melakukan transaksi.
  • Saldo tidak memenuhi: Jika pemegang kartu tidak memiliki saldo atau kredit yang cukup untuk memenuhi transaksi, bank pengirim akan mengirimkan kode untuk menandai hal ini. Akan tetapi, data kami menunjukkan bahwa beberapa bank terkadang menggunakan kode ini untuk menutupi alasan penolakan yang sebenarnya, maka dari itu kami menyarankan untuk menunjukkan alasan penolakan yang umum kepada customer, mungkin untuk meminta mereka menanyakan hal ini pada bank mengenai status penolakan.
  • CVN tidak valid: Bank pengirim secara umum akan memblokir transaksi yang dimana CVN yang dimasukkan tidak benar karena secara umum hal ini menunjukkan kemungkinan yang lebih tinggi terhadap transaksi penipuan.
  • Kartu tidak aktif: Secara global, hal ini dapat diakibatkan oleh user yang salah mengetikkan nomor kartu, nomor kartu palsu/testing, atau tidak akftif (contoh: tidak pernah diaktifkan).

  • Dibutuhkan 3DS: Secara global, sebagian besar bank tidak mengharuskan adanya autentikasi (3DS) untuk melakukan penarikan dana kartu debit dan kredit. Meskipun secara regional, beberapa bank di Malaysia dan Indonesia akan menolak kartu debit jika tidak diautentikasi.will decline debit cards if they have not been authenticated.

  • Dibutuhkan CVN: Pada dasarnya tidak diharuskan untuk sebagian besar bank di Asia-Pacific dan America, bank di Eropa akan lebih sering menolah kartu jika CVN tidak disertakan.
  • Penipuan lokal / asing: Bank akan menandai percobaan transaksi yang dicurigai penipuan ketika mereka mendeteksi anomali yang signifikan pada perilaku pembelian pemegang kartu. Ketika ini terjadi, secara general mereka akan memblokir transaksi dan akan menghubungi pemegang kartu melalui telepon/emai/SMS untuk mengkonfirmasi autentikasi. Jika pemegang kartu mengkonfirmasi, pada umumnya bank akan mencoba lagi agar transaksi sukses.